Langsung ke konten utama

Menemukan mu adalah hal terindah untuk aku dan masa depanku

Waktu terus bergulir dan detik detik terus berputar seiring irama dunia yang tak pernah berhenti, pencarian akan imam untuk hidupku masih sangat aku rindukan. Tahun berganti tahun tak terasa usia ku bertambah dan bertambah tua sehingga di tahun ini aku menginjak kepala empat, tak terasa dan tak dirasa awalnya perjalanan hidup ini karena kesibukan dan kegiatan sehari-hari yang sangat menyita waktu sehingga mengalihkan akan kebutuhan pasangan hidup.

Keberadaanku saat ini berada pada titik pasrah dan ikhlas kepada sang kholik, artinya saat ini aku sudah tak begitu mengharapkan pertemuan dalam waktu yang dekat, semuanya telah aku pasrahkan kepada-NYA sampai detik ini, aku hanya sedang belajar untuk memantaskan diri menjadi seorang wanita muslimah yg baik yang kelak akan disandingan dengan calon imam yang pantas atau yg sama-sama sedang belajar memantaskan diri juga dihadapan-NYA.

Selang waktu di akhir Desember 2016 aku menemukan inbox dari seseorang yang lama sekali tak aku tau kabarnya bahkan beritanya, ada perasaan bahagia campur aduk.... entahlah perasaan apa itu dan seperti apa lalu aku buka inbox dari dia aku baca perlahan-lahan setiap kata demi kata, hampir tak percaya kalau itu inbox dari dia iya dia adalah teman lama aku yang menghilang entah kemana dan setelah sekian tahun bahkan hampir kurang lebih 20 tahun ini aku tak tau dia dimana.

Awal chatting kami di sebuah sosmed dimulai dari dia menanyakan tentang kapan Sekolah SD kami akan melakukan reuni karena kami satu sekolah di SD dan SMA, aku balas chat dia dan berakhir dengan basa basi menanyakan kabar kabarinya dia, lalu aku mulai chat tentang masa lalu mungkin hanya sekedar mengenal memori waktu masa kecil kami, lucu memang... chat itu berlanjut dari siang hari sampai malam dan berakhir dengan minta no hape dan pin bb.

Besoknya kami pun berlanjut komunikasi dengan saling sapa di sosmed tanpa dan bahkan belum bertemu dan bertatap muka.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jauhi piomongeun (bahasa sunda)

Jauhi piomongeun deuketi piduiteun, itu adalah peribahasa yg sangat berarti utk saat ini, terkadang kita menganggap teman, sahabat buat berbagi cerita. . Tapi kadang ketika cerita tak sesuai dengan alur banyak sekali kesalahan dlam menyingkapi, ketika gurauan dianggap serius, ketika tawa dianggap melecehkan, ketika bobodoran dianggap nge judge. . Sebaiknya hindari semua itu.. Ambil langkah seribu. Tarik kaki dan badan untuk membalikan semuanya, Karena kebahagiaan bisa datang dari teman baru, kebahagiaan bisa datang dr orang yg mempunyai misi yg sama, pola pikir yg sama dan mindset yg sama. . Hindari kedangkalan dalam cara berpikir. Lupakan kesalahan yg lalu, abaikan semua rasa baik rasa sakit, rasa kecewa, rasa marah dan rasa bahagia. . 30 Mei 2016 . Semangat. . Siti aisyah

~~ Mengapa Wanita juga Mempermainkan Pria?? ~~

Jika selama ini hanya pria yang berburu wanita dan mempermainkannya, sebenarnya wanita juga melakukan hal yang sama. Banyak wanita yang tidak serius dan hanya akan menggoda dan mempermainkan perasaan pria. Mengapa wanita mempermainkan pria, mari lihat alasan-alasan berikut: Untuk mendapatkan perhatian pria lain Untuk menarik perhatian seorang pria, wanita akan lebih keras berusaha. Jika sang wanita tidak berhasil menarik perhatian pria tersebut, dia akan berusaha lebih keras entah apapun caranya, termasuk dengan menggoda pria lain. Untuk kebanggaan Jika seseorang tidak membalas perhatian Anda, rasanya sakit. Membuat lelaki menyukainya adalah fokus utama wanita. Semangat ini membuat banyak wanita menggoda pria, kalau perlu membuat perangkap untuk menjerat si pria, hanya demi melihat apakah pria tersebut akan tertarik padanya. Hanya soal waktu Apa yang dilakukan pria juga bisa dilakukan wanita. Banyak wanita yang juga menghindari hubungan serius. Tanpa ...

⌣»̶•̵̭̌•̵̭̌♡̬̩̃̊ Belajar Tersenyum saat Kecewa ♡̬̩̃̊•̵̭̌•̵̭̌«̶⌣

Pernakah engkau kecewa? Tentu setiap manusia pernah mengalami kekecewaan, baik dalam kehidupan sosial, pekerjaan maupun keluarga.. Kawan, ... tidak ada yang berhak melarang sebuah rasa kekecewaan, setiap insan pasti pernah mengalami hal yang disebut "kecewa" kecewa dengan perilaku teman kecewa dengan pekerjaan kecewa dengan atasan ...dan masih banyak yang lain izinkanlah kekecewaan menjadi senyuman ^_^ karena dibalik kekecewaan ada sikap positif yang akan engkau dapatkan, shingga engkau dapat belajar agar tak ada orang lain yang kecewa pada perilaku kita. ¤meskipun kita pernah kecewa¤ keep smile yukk...